Kemamanan jaringan

Nama : Galang Aji Pangestu
Nim    : 18.01.53.0026
https://www.unisbank.ac.id/v2/
KEAMANAN JARINGAN
Physical Security
Keamanan fisik, di dunia praktisi keamanan informasi, adalah praktik memberikan perlindungan kepada orang, proses, dan alat teknologi informasi (TI) melalui Internet implementasi kontrol nyata. Keamanan fisik adalah yang paling penting dan paling sering prinsip yang diabaikan yang mendasari keamanan informasi secara keseluruhan.

Physical selalu menjadi tindakan pertama yang dilakukan orang untuk melindungi aset bahkan ketika menjadi komponen substansial dari lingkungan bisnis dan militer.

Physical Security :
- Tersirat dalam kontrol keamanan logis
- Berdasarkan asumsi
- Sering terabaikan
Safety
Safety is number one.
Safety adalah kebutuhan untuk memastikan bahwa orang-orang yang terlibat dengan perusahaan - termasuk karyawan, pelanggan, dan pengunjung - dilindungi dari bahaya. Secara umum, keselamatan adalah prioritas utama ketika langkah-langkah keamanan fisik diterapkan, dan sebagian besar praktisi keamanan informasi akan mempertimbangkan keselamatan sebagai prioritas utama untuk lingkungan perusahaan mereka.

Evacuation

Evacuation telah menyelamatkan ribuan nyawa dalam insiden mulai dari kebakaran gedung kecil hingga bencana besar regional. Untuk hampir semua ancaman keamanan personel, evakuasi fasilitas efektif. Selain itu, untuk bencana regional, evakuasi personel adalah langkah pertama yang penting bagi keluarga untuk berkumpul kembali dan mengungsi ke wilayah lain. Prosedur untuk evakuasi harus diperbaiki dan dipraktikkan. Koordinasi dengan Sumber Daya Manusia, Kelangsungan Bisnis dan Perencanaan Pemulihan Bencana, dan manajemen Eksekutif harus diuji dan disempurnakan.
Setiap prosedur evakuasi harus mencakup rute evakuasi dan titik pertemuan. Setiap prosedur harus menunjukkan dengan jelas rute dari lokasi saat ini ke pintu keluar terdekat, ke pintu keluar kedua, dan salinan harus diberikan dan dibawa bersama individu yang mengungsi. Prosedur harus mencakup instruksi untuk teknik keselamatan, seperti tetap dekat dengan lantai jika ada asap, menguji pintu untuk panas sebelum membuka, dan menghitung pintu untuk menemukan pintu darurat.

The meeting Point Leader bertanggung jawab untuk sampai ke titik pertemuan dan memulai proses akuntansi untuk semua karyawan. Pemimpin Poin Pertemuan harus berusaha untuk menjadi "yang pertama keluar" untuk memulai proses secepat mungkin. Pemimpin Poin Rapat sering kali adalah individu, seperti manajer personalia, yang paling mungkin mengetahui karyawan mana yang ada di kantor. Segera setelah Petugas Keselamatan tiba, keduanya harus menentukan siapa di antara karyawan yang tidak bertanggung jawab sehingga informasi dapat diberikan ke Layanan Darurat.

Threats to Safety

Threats to Safety personal terbagi dalam beberapa kategori:

Smoke & Fire

Toxins

Water/Flood

Temperature extremes

Structural failures

Power loss

External bomb threat, civil unrest

Smoke & Fire

Smoke & Fire merupakan salah satu ancaman paling umum terhadap keselamatan personel. Kebakaran terjadi ketika bahan bakar yang mudah terbakar dari beberapa jenis dinyalakan, biasanya melalui suhu tinggi, dan terbakar di hadapan oksigen. Untungnya, untuk mendeteksi ancaman kebakaran ini ada banyak perangkat, terutama detektor asap dan sensor panas, dan untuk memadamkan api yang sebenarnya ada banyak perangkat, terutama alat pemadam kebakaran, sistem sprinkler, dan sistem pencegah kebakaran

Toxins

Racun yang mewakili ancaman terhadap kesehatan dan keselamatan biasanya ditularkan melalui udara. Contoh racun termasuk: radon atau karbon monoksida dalam konsentrasi tinggi, asap, gas beracun, seperti yang dilepaskan oleh kecelakaan industri; dan partikel di udara, seperti dari ledakan vulkanik.

Water/Flood

Air di lingkungan dapat dideteksi oleh kedua detektor kelembaban untuk permukaan dan detektor kelembaban untuk uap air. Detektor ini sangat penting dalam fasilitas dengan konsumsi daya tinggi dan kabel karena air menghantarkan listrik dan dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan jika terjadi korsleting listrik. Detektor air biasanya diterapkan di bawah lantai yang ditinggikan, karena permukaan lantai tidak terlihat, dan di daerah yang rentan terhadap banjir alami.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

SCRIPT GAMBAR WAYANG ARJUNA MENGGUNAKAN APLIKASI PROCESSING